+62 856-4080-0744 antarejatour@gmail.com

Jalan Malioboro Jogja merupakan salah satu tempat yang menjadi tujuan destinasi wisata yang diburu oleh banyak orang. Jogja sendiri memiliki cukup banyak tempat wisata yang menyuguhkan keindahan alam dan pastinya akan memanjakan dan membuat ketagihan para wisatawan untuk kembali menikmatinya lagi. Selain itu, Jogja juga terkenal dengan keindahan Kotanya terutama suasana dan aktivitas di Jalan Malioboro Jogja serta lokasi wisata lainnya yang ada di Kota Jogja.

Aktivitas di Jalan Maliboro Jogja

Biasanya para wisatawan yang berkunjung ke Jogja tidak lengkap rasanya apabila tidak mampir ke Jalan Malioboro Jogja meskipun hanya untuk sekedar berbelanja oleh-oleh khas Jogja. Malioboro Jogja sendiri adalah salah satu nama jalan di Jogja yang sudah lama keberadaannya. Jalan Malioboro Jogja kira-kira dibangun sekitar tahun 1750-an. Jalan Malioboro sendiri terletak di Jl. Malioboro Sosromenduran Gedong Tengen, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk penamaan jalan ini ternyata ada kaitannya dengan nama Jogja itu sendiri.

Menurut Dosen UI, Prof Peter Brian Ramsey Carrey, nama asli kota Jogja ialah “Ayodya”. Untuk nama Malioboro sendiri berasal dari Bahasa Sansekerta, “Malya” yang berarti bunga dan “Bhara” yang artinya mengenakan. Jadi, Malioboro sendiri artinya ialah jalan ynag mengenakan bunga (jalan yang istimewa).

Jalan Malioboro Jogja, sumber ig jogjakartanan
Jalan Malioboro Jogja, sumber ig @jogjakartanan

Sebagian besar orang, berkunjung Jogja hanya untuk berbelanja di Malioboro. Padahal ada beberapa hal yang bisa dilakukan di Jalan Malioboro Jogja. Dengan keramaian yang ada di sekitaran area ini, berikut adalah beberapa aktivitas di Jalan Malioboro Jogja yang bisa Anda coba :

1. Mencicipi kopi ala cafe di emperan Malioboro

Kolling atau kopi keliling, kedai kopi ini tak bisa dianggap remeh. Varian dan rasa yang disajikan kopi ini mampu bersaing dengan kopi di kafe-kafe mahal, bahkan lebih nikmat. Harga dari kopi Koling ini pun juga terjangkau. Anda bisa menikmati seteguk kopi Koling ini hanya dengan Rp 10 ribu saja. Cukup murah bukan?

2. Menikmati Live Music Tradisional dan Kreativitas Musisi Jalanan

Satu aktivitas di Jalan Malioboro Jogja yang sering luput dan diabaikan oleh para wisatawan yang berkunjung ke Malioboro ialah musisi jalanan. Barangkali, karena asyik berbelanja dan menawar harga oleh-oleh menjadikan kita abai dengan alunan music dan juga tarian para seniman khas Jogja. Padahal mereka sangat berbeda dengan pengamen yang hanya tampil ala kadarnya. Mereka, para musisi khas Jogja, sangat kreatif dalam membawakan music tradisional dan juga tarian.

Tempat Duduk Jalan Malioboro Jogja, sumber ig eksotika_jogja
Tempat Duduk Jalan Malioboro Jogja, sumber ig @eksotika_jogja

Musisi lokal Jogja kerap berkumpul di Malioboro dan mengadakan pertunjukan secara langsung dan menampilkan berbagai pertunjukan yang khas. Sehingga, di Malioboro Anda bisa menikmati harmonisasi alat music tradisional, dalam aransemen lagu daerah ataupun lagu pop nasional.

3. Berfoto Ria

Jalan Malioboro saat ini sudah semakin ditata rapi dan diperindah dengan berbagai fasilitas pejalan kaki. Spot foto, tempat duduk dan beberapa monumen adalah beberapa diantaranya. Dengan berbagai fasilitas yang unik ini, tentu saja bisa menjadi penghias media sosial Anda atau hanya sekedar menjadi foto koleksi pribadi Anda. Keramaian dan penataan Jalan Malioboro Jogja memang bisa jadi jarang diketemukan di tempat-tempat wisata lainnya. Tidak hanya pantai Nguluran yang menyajikan spot foto terbaik, ditengah kota pun indah untuk dijadikan spot fotografi.

4. Melihat Museum Vredeburg

Di Malioboro sendiri, Anda bisa jalan-jalan sekaligus belajar sejarah, dengan mengunjungi museum Vrederburg, peninggalan Belanda. Museum ini dulunya adalah banteng, yang dibangun tahun 1765 oleh pemerintah Belanda, yang digunakan untuk menahan serangan prajurit Kraton Yogyakarta.

Jalan Malioboro Jogja, sumber ig pesonajogja
Jalan Malioboro Jogja, sumber ig @pesonajogja

5. Jalan-jalan Naik Becak

Apabila Anda berlibur ke Jogja, maka tidak lengkap rasanya jika Anda tidak merasakan sensasi naik becak di Jalan Malioboro Jogja. Banyak sekali pengemudi becak yang menawar selama Anda berjalan-jalan di area ini. Mareka juga memiliki saran-saran tempat yang dikunjungi selama berada di sini. Dengan naik becak, Anda bisa berjalan-jalan tanpa harus lelah. Tetapi, jika Anda naik becak ketika liburan, lebih baik Anda menawar harga terlebih dahulu. Karena biasanya ketik liburan para pengemudi becak akan mematok harga yang lebih tinggi.

Demikian beberapa aktivitas sepanjang Jalan Malioboro Jogja yang bisa Anda coba. Semoga informasi ini bisa bermanfaat. Simak ulasan lainnya terkait informasi dan tips wisata di halaman resmi jasa paket wisata Jogja profesional Antareja Tour. Selamat menikmati aktivitas wisata Anda.