Jika Anda berwisata ke Jogja, Jogja dikenal surganya obyek wisata, banyak sekali tempat-tempat wisata yang bisa dikunjungi. Terdapat obyek wisata alam, obyek wisata pantai, wisata kuliner, wisata belanja, wisata sejarah hingga wisata budaya. Salah satu yang menjadi ciri khas Yogyakarta adalah batik. Terdapat berbagai jenis batik yang bisa Anda temui, dibeli dan bahkan dijadikan oleh-oleh. Salah satu sentra kerajinan batik ternama Yogyakarta yaitu di kawasan Kampung Batik Giriloyo. Sentra batik tertua yang ada di Bantul tepatnya di Imogiri. sentra ini mulai ada sejak zaman Sultan Agung memerintah kerajaan Mataram.

Kampung Batik Giriloyo

Ratusan masyarakat di daerah ini terutama kaum perempuan memiliki kemampuan membatik yang diturunkan dari generasi ke generasi. Tak asing lagi, jika ibu-ibu disana sibuk dengan kain putih dengan canting beserta lilinnya. Kampung ini juga membolehkan para wisatawan untuk belajar langsung membatik. Mulai dari proses menggambar pola menggunakan canting, proses pewarnaan, hingga menjadi kain batik.

Kampung Batik Giriloyo, sumber ig rony_billiardo

Kampung Batik Giriloyo, sumber ig @rony_billiardo

Perbedaan antara Batik Giriloyo dengan yang lainnya adalah proses pewarnaan. Batik ini menggunakan pewarnaan alami seperti kulit kayu, daun jati, secang, kunyit, dan bahan alami lainnya. Kelebihan penggunaan pewarna alami warnanya lebih awet meskipun warnanya tak secerah menggunakan pewarna sintetis. Namun, batik giriloyo juga masih menggunakan pewarnaan sintetis untuk kebutuhan lainnya.

Lokasi dan Rute

Kampung batik Giriloyo merupakan sentra kerajinan batik terbesar di Jogja. Kampung ini terletak di Jl. Imogiri Timur, km 14, Gazebo wisata Giriloyo, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Giriloyo memiliki 3 dusun, yaitu dusun Karang Kulon, Giriloyo, dan Cengkehan.

Untuk rute perjalanan yang ditempuh dari Kota Jogja, Anda bisa mengarah ke selatan menuju Jalan Imogiri. Ambil Jalan Imogiri timur ke selatan mengarah ke Makam Raja Cirebon. Setelah bertemu penunjuk arah Makam Raja Cirebon mengarah ke timur hingga menemukan penunjuk arah Kampung Batik Giriloyo.

Nama : Kampung Batik Giriloyo
Lokasi : Gazebo Wisata Giriloyo, Jl. Imogiri Tim. No.Km. 14, Karang Kulon, Wukirsari, Imogiri, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55782

Fasilitas

Untuk fasilitas, Kampung Batik Giriloyo dilengkapi dengan beberapa fasilitas berikut :

  • Galeri Batik
  • Joglo untuk workshop dan seminar
  • Mushola, toilet dan tempat parkir
  • Fasilitas lainnya.

Harga Tiket Masuk

Untuk harga yang dikenakan disini adalah seputar aktivitas yang Anda lakukan. Salah satu aktivitas yang bisa Anda lakukan adalah mengikuti workshop membatik. Untuk workshop ini Anda hanya dikenakan biaya Rp. 25.000 hingga Rp. 50.000. Anda bisa mengambil paket wisata 1 hari bersama kami jika ingin berkunjung ke lokasi tersebut, baik sendiri maupun rombongan.

Saran Tambahan

Batik Giriloyo dikenal sebagai batikan tangan dengan lukisan motif keraton yang halus, ciri khusus warna batiknya yaitu soga (cokelat). Kerajinan Batik Giroloyo kerap menggunakan motif khas Mataraman (Jogja-Solo). Kain yang digunakan disini ada kain katun jenis primisima yang dikenal salah satu kain katun terbaik. Proses membatik bisa memakan waktu sekitar 1 bulan, tergantung dari jenis kain dan motif yang digunakan. Apalagi membatik di kain sutra butuh proses yang cukup lama.

Motif yang disediakan beragam, mulai dari motif mega mendung, motif parang, motif babon ngendong, dan sebagainya. Batik ini bisa langsung di beli di show room setempat. Batik Giriloyo sendiri juga sudah melakukan pemasarannya secara online dan distribusi kain batiknya ataupun pakaian jadinya ke berbagai daerah. Harga yang ditawarkan mulai harga 300 ribu-an sampai jutaan rupiah.

Kampung Batik Giriloyo, sumber ig putroplekenyut

Kampung Batik Giriloyo, sumber ig @putroplekenyut

Harga jual batik juga tergantung dari jenis kain yang digunakan, motif batik, dan kerumitan ketika proses pembuatannya. Apalagi batik Giriloyo populer dengan ribuan motif batik klasik dari keraton. Namun, dari ribuan motif yang ada batik Giriloyo hanya menggunakan 400 motif. Selain motif yang tersedia di atas, ada juga motif sido mukti, sidoasih, wahyu temurun truntung, pringgondani, keong renteng, dan masih banyak lagi. Banyaknya motif yang tersedia ini batik Giriloyo juga masih mencari motif batik untuk ikon yang mencerminkannya.

Selain Giriloyo, masih terdapat beberapa kampung batik yang bisa Anda kunjungi selama berwisata di Yogyakarta. Semuanya memiliki ciri khas dan keunikan masing-masing. Selain itu, bagi Anda yang tidak sempat mengunjungi kampung batik, Anda bisa mengunjungi pasar-pasar atau pusat perbelanjaan yang juga tersebar di seluruh Yogyakarta. Di pasar-pasar ini Anda juga bisa mendapatkan batik-batik yang kualitasnya tidak kalah dibandingkan dengan produksi kampung batik.

Demikianlah ulasan batik di daerah Giriloyo yang sudah sejak lama populer di kalangan wisatawan lokal maupun internasional. Semoga ulasan ini bisa menjadi informasi tambahan bagi Anda. Simak juga ulasan lainnya seputar informasi dan tips wisata Jogjakarta di halaman kami. Selamat berwisata!